Scroll to Top

Pendaftaran Program Semester

By Ujianto Faperta / Published on Thursday, 07 Sep 2017 05:23 AM / Comments Off on Pendaftaran Program Semester

Pendaftaran Program Semester

Pendaftaran ulang tahap kedua dilakukan melalui pendaftaran Program Semester. Pendaftaran Program Semester adalah program perencanaan perkuliahan yang harus dilakukan setiap semester oleh setiap mahasiswa di masing-masing program studi. Kegiatan ini dilakukan melalui fakultas, diawali dengan kegiatan pengisian KRS, yang dapat dilakukan melalui sistem manual (konvensional) /melalui sistem online.

Ketentuan dan prosedur Pendaftaran Program Semester dan Pengisian KRS adalah seperti berikut:

  1. Yang berhak melakukan Pendaftaran Program Semester adalah mahasiswa yang telah melalui proses pendaftaran administratif.
  2. Pendaftaran Program Semester dilakukan melalui Sub Bagian Akademik Fakultas, dengan cara menunjukkan bukti pelunasan pembayaran SPP semester yang akan diikuti.
  3. Setelah menunjukkan bukti pelunasan tersebut di atas, mahasiswa akan mendapatkan Formulir KRS (tiga rangkap: putih, biru muda dan merah muda).
  4. Mahasiswa merencanakan Program Semester dengan memilih matakuliah yang akan diikutinya pada semester yang akan berlangsung berdasarkan hasil konsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA), dan mengisikan matakuliah yang direncanakan tersebut ke dalam Formulir KRS.
  5. Jumlah sks maksimum yang dapat diprogramkan oleh setiap mahasiswa ditentukan berdasarkan pada Indeks Prestasi (IP) dan jumlah sks yang lulus (lihat Tabel 4.1), sebagaimana ditunjukkan oleh Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa yang bersangkutan pada semester sebelumnya.

 

Tabel 4.1. Jumlah satuan kredit semester (sks) maksimal yang dapat diprogramkan

 

Jumlah sks

semester sebelumnya

IP semester sebelumnya
0,00 -1,491,50 -1,992,00 -2,492,50-2,993,00-4,00
RencanaDicapai*)Jumlah sks maksimum yang boleh diambil pada semester yang akan berlangsung
19 – 2419 – 241618202224
19 – 2413 – 181517192123
19 – 247 – 121315171921
19 – 240 – 61012141618
13 – 1813 – 181416182022
13 – 187 – 121214161820
13 – 180 – 6911131517
7 – 127 – 121113151719
7 – 120 – 6810121416
0 – 60 – 679111315

*) catatan : nilai E dianggap tidak tercapai

 

  1. Berdasarkan pertimbangan dosen PA, mahasiswa dapat diberikan tambahan maksimum 1 (satu) sks dari ketentuan yang ada.
  2. Konsultasi pengisian KRS dengan PA dilaksanakan dalam periode yang ditetapkan menurut Kalender Akademik Universitas.
  3. Khusus untuk mahasiswa baru yang mengikuti semester pertama, jumlah sks diperkenankan adalah seluruh sks paket untuk semester pertama tersebut.
  4. Mahasiswa yang berhalangan (karena sakit atau mendapat musibah keluarga), pengisian KRS dapat diwakilkan oleh teman atau anggota keluarganya dengan membawa surat kuasa/penunjukan sebagai wakil. Dalam hal ini, maka jumlah maksimum yang dapat diprogramkan adalah 10 sks. Kekurangan sks dapat dipenuhi melalui konsultasi ulang langsung oleh mahasiswa yang bersangkutan dengan PA pada periode Perubahan KRS.
  5. Mahasiswa yang terlambat mengisi KRS akan mendapatkan sanksi, berupa pengurangan sks sebanyak Jumlah Hari Terlambat +1, dengan maksimum keterlambatan 7 hari kerja.
  6. Jika dosen PA berhalangan untuk melayani konsultasi selama periode pengisian KRS dan/atau pada periode keterlambatan, maka penyelesaian pengisian KRS dilakukan melalui konsultasi dengan Ketua/Sekretaris Program Studi. Jika Ketua/Sekretaris Program Studi berhalangan, maka penyelesaian KRS dapat dilakukan melalui Ketua/Sekretaris Jurusan.
  7. Setelah menyetujui rencana Program Semester mahasiswa, maka dosen PA (atau Ketua/Sekretaris Program Studi atau Ketua/Sekretaris Jurusan) menandatangani semua lembar KRS, selanjutnya meninggalkan satu lembar (warna merah muda) sebagai arsip PA dan memberikan dua lembar lainnya kepada mahasiswa untuk diteruskan dan disahkan oleh Kepala Sub Bagian Akademik.
  8. Ka-Sub-Bag Akademik menyerahkan satu lembar (warna biru muda) kepada mahasiswa untuk dijadikan pegangan mahasiswa, dan meninggalkan satu lembar (warna putih) di Sub Bagian Akademik untuk diproses lebih lanjut.
  9. Mahasiswa harus menyimpan KRS yang sudah disahkan tersebut sebaik-baiknya, dan dapat dijadikan sebagai bukti bahwa mahasiswa yang bersangkutan terdaftar secara sah pada semester berjalan dan berhak mendapatkan pelayanan akademik yang terkait dengan matakuliah seperti yang tercantum KRS tersebut.
  10. Bagi mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja (KKN / KKU / KKF) atau praktik kerja (PKL) pada semester berjalan diberi kesempatan mengisi KRS sebelum melaksanakan kegiatan kuliah / praktik kerja dengan jumlah sks antara 7 sampai 16 sks. Jumlah sks tersebut ditentukan bersama dosen PA atas dasar jumlah sks yang diperoleh pada semester sebelumnya. Misalnya, seorang mahasiswa yang pada semester sebelumnya memperoleh > 15 sks, maka pada mahasiswa tersebut dibolehkan memprogramkan 15 sks. Tapi jika mahasiswa tersebut pada semester sebelumnya hanya memperoleh < 10 sks, maka mahasiswa tersebut hanya diberi 7 sks. Selanjutnya jumlah sks yang diambil dapat diperbaiki sesuai ketentuan yang berlaku pada saat periode pengisian KRS.
  11. Mahasiswa yang tidak melaksanakan pengisian KRS selama periode pengisian atau periode keterlambatan dianggap tidak akan mengikuti Program Semester yang akan berlangsung. Dengan demikian mahasiswa tersebut tidak berhak mendapatkan pelayanan akademik dan pada semester tersebut, dan dianjurkan untuk mengajukan Cuti Akademik.
  12. Pada kasus pengisian KRS dengan sks minimum yang pengisian KRS-nya dilakukan pada periode pengisian KRS yang resmi (misalnya karena berhalangan, seperti yang diatur pada butir 14, maka kepada mahasiswa DISARANKAN untuk tetap mengikuti perkuliahan pada matakuliah yang direncanakan, dan akan diprogramkan kemudian (setelah perbaikan KRS) meskipun belum dimasukkan dalam KRS dengan sks minimum tersebut.
  13. Pengisian KRS dan Perubahan KRS secara online mengikuti perkembangan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD atau SIA) online Universitas Mataram