Scroll to Top

Evaluasi PBM

By Muis Faperta / Published on Thursday, 07 Sep 2017 14:07 PM / Comments Off on Evaluasi PBM

Evaluasi PBM

Evaluasi proses belajar mengajar adalah upaya/kegiatan yang terus menerus dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan mahasiswa mengikuti suatu program studi pada periode tertentu. Evaluasi difokuskan pada bidang kognitif yang hasilnya merupakan umpan balik bagi dosen untuk dapat meningkatkan kualitas pengajarannya. Hasil evaluasi dinyatakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Ketentuan-ketentuan yang menyangkut evaluasi pelaksanaan belajar mengajar, adalah sebagai berikut:

  1. Evaluasi keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dalam bentuk ujian.
  2. Ujian dilakukan sekurang-kurangnya dalam dua tahap, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Penentuan jadwal UTS dan UAS disesuaikan dengan Kalender Akademik yang ditetapkan oleh universitas.
  3. UTS dilaksanakan pada akhir pertengahan semester, setelah kira-kira separuh materi pembelajaran diselesaikan, yaitu kira-kira setelah tatap muka kuliah berlangsung 6 atau 7 kali.
  4. UAS dilaksakanan pada akhir semester, setelah keseluruhan materi pembelajaran dituntaskan (setelah tatap muka kuliah berlangsung 12-14 kali).
  5. Evaluasi insidental (seperti kuiz dan/atau tugas-tugas) dapat dilakukan oleh seorang dosen untuk mendapatkan umpan balik terhadap PBM matakuliah yang diasuhnya
  6. Mahasiswa hanya berhak mengikuti Ujian Akhir Semester jika telah mengikuti Ujian Tengah Semester dan memenuhi persyaratan minimal 75% kehadiran dalam tatap muka di kelas, yang dibuktikan dengan daftar kehadiran.
  7. Pelaksanaan evaluasi PBM adalah bagian dari tanggungjawab dosen pengasuh matakuliah. Oleh karena itu pengawasan pelaksanaan ujian harus dilakukan sendiri oleh pengasuh/tim pengasuh matakuliah yang bersangkutan. Fakultas menyediakan fasilitas dan logistik untuk pelaksanaan ujian, dan dapat membantu menyediakan pengawas tambahan jika diperlukan.
  8. Soal ujian hendaknya diserahkan ke Sub-Bagian Pendidikan fakultas selambat-lambatnya tiga hari sebelum jadwal ujian bagi mata kuliah tersebut untuk digandakan. Dosen pengasuh matakuliah dapat menggandakan sendiri soal ujian matakuliah yang diasuhnya, tetapi untuk efisiensi biaya dan keamanan, diharapkan agar penggandaan dilakukan oleh Sub Bagian Akademik
  9. Soal ujian yang diujikan adalah seperti apa adanya. Perbaikan terhadap soal ujian hanya boleh dilakukan oleh dosen pengasuh atau anggota tim pengasuh matakuliah yang diujikan tersebut. Pengawas tambahan tidak berhak melakukan perubahan terhadap naskah soal ujian.
  10. Pengawas ujian berhak menegur mahasiswa yang dianggap tidak jujur (curang) dalam melaksanakan ujian dan mencatat semua kejadian yang berlangsung selama pelaksanaan ujian dalam Berita Acara Pelaksanaan Ujian. Untuk memperlancar proses pelaksanaan ujian dapat dibuat Tata Tertib Ujian tersendiri.