Scroll to Top

Tata Tertib Kegiatan Akademik

By Muis Faperta / Published on Thursday, 07 Sep 2017 14:13 PM / Comments Off on Tata Tertib Kegiatan Akademik

1.  TATA TERTIB UJIAN SEMESTER

  1. Mahasiswa peserta ujian harus berpakaian rapi dan memakai jaket almamater dan memakai sepatu. Mahasiswa tidak diperkenankan memakai kaos oblong.
  2. Mahasiswa peserta ujian harus hadir 10 (sepuluh) menit sebelum ujian dimulai dan tidak diperkenankan memasuki ruangan ujian sebelum ada izin dari pengawas.
  3. Mahasiswa peserta ujian yang terlambat, dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan dan belum ada peserta ujian yang telah menyelesaikan ujian dan meninggalkan ruangan ujian, termasuk peserta ujian dari kelas pararelnya, masih diperkenankan mengikuti ujian dengan menggunakan sisa waktu ujian yang tersedia.
  4. Mahasiswa peserta ujian menunjukkan identitasnya dengan memperlihatkan Kartu Mahasiswa dan Kartu Rencana Studi (KRS) asli.
  5. Mahasiswa peserta ujian harus duduk di bangku yang telah ditentukan sesuai dengan nomor ujian. Mahasiswa yang duduk bukan pada bangku dengan nomor yang sesuai, tidak diperkenankan mengikuti ujian.
  6. Mahasiswa peserta ujian tidak boleh membawa HP, tas, buku-buku atau catatan ke bangku tempat duduknya dalam ruangan kecuali seizin petugas .
  7. Mahasiswa peserta ujian harus mengisi daftar hadir, NIM dan nomor ujian, tanggal dan tanda tangan di kertas jawaban ujian.
  8. Mahasiswa peserta ujian baru diperbolehkan mengerjakan soal apabila sudah ada tanda boleh bekerja dari pengawas.
  9. Mahasiswa peserta ujian tidak boleh bekerja sama dengan teman dan pinjam meminjam alat-alat tulis selama ujian.
  10. Bila ternyata ada tanda-tanda kecurangan dan tindakan yang mencurigakan seperti bercakap-cakap menggunakan catatan-catatan, dan sebagainya, setelah di-peringatkan oleh pengawas tanpa dihiraukan, mahasiswa peserta ujian tersebut dapat dikeluarkan dari ruangan ujian dan ujiannya dianggap batal/tidak lulus, dan dicatat dalam berita acara ujian.
  11. Mahasiswa peserta ujian yang telah selesai sebelum waktunya kertas jawaban ujian harus diberikan kepada pengawas, baru boleh meninggalkan ruangan.
  12. Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ujian akan ditentukan kemudian. Bagi mahasiswa yang tidak mentaati tata tertib ujian akan mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan Fakultas.

 2.   TATA TERTIB PENGGUNAAN LABORATORIUM UNTUK PRAKTIKUM DI LINGKUNGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MATARAM

I.  Syarat untuk Mengikuti Praktikum

Yang berhak mengikuti praktikum adalah mereka yang:

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa dalam tahun ajaran yang bersangkutan
  2. Merencanakan mata kuliah/ praktikum dalam KRS
  3. Lulus testing yang diadakan sebelum praktikum

II.  Pelaksanaan Praktikum

  • Praktikan harus hadir 10 menit sebelum praktikum dimulai. Bagi mereka yang terlambat tidak diperkenankan untuk mengikuti praktikum yang bersangkutan jika tidak dengan alasan yang sah.
  • Praktikan tidak mengikuti praktikum tiga kali berturut-turut tanpa keterangan yang sah akan dicabut haknya untuk mengikuti praktikum.
  • Selama praktikum berlangsung praktikan diwajibkan untuk memakai jas praktikum yang bersih.
  • Meminjam bahan atau alat kepada petugas dengan bon pinjam dan setelah selesai dipergunakan harus dikembalikan dalam keadaan bersih sesuai dengan bon pinjamannya.
  • Berhati-hatilah pada waktu pemanasan dan penuangan zat-zat yang berbahaya dan beracun.
  • Setiap selesai melakukan praktikum harus ditunjukkan kepada asisten pembimbing untuk memperoleh pengesahan pada laporan sementara.
  • Pada akhir praktikum dilakukan ujian responsi akhir dan menyerahkan laporan akhir yang merupakan kumpulan laporan resmi yang telah diperbaiki dari setiap acara praklik dengan ketentuan: Tulisan diketik
    • Tulisan diketik
    • Teknik tulisan dan sampul sesuai dengan petunjuk dosen atau asisten
  • Hal-hal yang belum tercantum dalam tata tertib ini diatur oleh masing-masing laboratorium.

3.   TATA TERTIB PENGGUNAAN LABORATORIUM/UPT UNTUK KEGIATAN PENELITIAN

I.  Syarat untuk meneliti di Laboratorium

  1. Telah mendapat ijin dari Ketua Jurusan
  2. Harus melapor lebih dahulu kepada Ketua Laboratorium sebelum meneliti
  3. Membayar biaya analisa minimal 50% dari total biaya.

II.  Pelaksanaan Penelitian

  1. Penganalisa sebelum analisa dimulai harus menyerahkan daftar alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan dan telah disetujui oleh Ketua Laboratorium kepada petugas laboratorium
  2. Penganalisa harus ditemani oleh minimal 1 orang petugas laboratorium baik pada jam dinas maupun pada jam lembur. Lembur dihitung mulai jam 14.00
  3. Petugas laboratorium yang bertugas lembur menjadi tanggungan peneliti.
  4. Penganalisa tidak diperkenankan mengambil sendiri alat-alat dan bahan-bahan yang dipergunakan.
  5. Selama kegiatan analisa, penganalisa harus memakai jas praktikum
  6. Penganalisa harus selalu menjaga alat-alat yang digunakan serta bahan-bahannya agar tidak terjadi hal-hal yang menggangu keamanan di laboratorium.
  7. Penganalisa harus membersihkan alat-alat yang digunakan dan langsung dikembalikan kepada petugas laboratorium sesuai dengan jumlah yang dipinjam, apabila analisa sudah selesai.
  8. Apabila kegiatan analisa sudah selesai, penganalisa melaporkan kembali kepada Ketua Laboratorium serta melunasi biaya analisa seluruhnya.
  9. Hal-hal lain yang belum tercantum dalam tata tertib ini diatur oleh masing-masing laboratorium.

 4.  TATA TERTIB PENGGUNAAN RUMAH KACA ATAU KEBUN PERCOBAAN UNTUK KEGIATAN PENELITIAN

I.   Prosedur Perijinan

  1. Mengajukan surat permohonan kepada Ketua Jurusan Budidaya Pertanian dengan tembusan Ketua Laboratorium.
  2. Dalam surat permohonan tersebut dicantumkan pula
    1. Masalah/ judul penelitian
    2. Waktu/ lamanya penelitian
    3. Luas ruangan/lahan yang diperlukan
  3. Dosen PembimbingMengisi formulir/ blanko yang sudah disediakan di Laboratorium.

II.  Pelaksanaan Penelitian

  1. Setelah prosedur di atas terpenuhi maka pemakai melaporkan waktunya akan memulai kegiatan
  2. Penelitian yang dapat dilaksanakan di rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan adalah yang tidak mengganggu/ membahayakan penelitian-penelitian lain (baik yang sedang/ yang akan datang).
  3. Pemakai rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan bertanggung jawab atas kebersihan, ketertiban, keamanan dan keselamatan rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan / peralatan yang ada.
  4. Untuk pembinaan/pemeliharaan rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan, maka setiap penelitian yang menggunakan fasilitas rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan dikenakan biaya pemeliharaan.
  5. Setelah waktu pemakaian berakhir, diharapkan segala peralatan (bekas) dapat disumbangkan pada rumah kaca, kebun koleksi, atau kebun percobaan
  6. Hal-hal yang belum tercakup dalam tata tertib ini akan ditentukan kemudian.